Evaluasi Penyebab Terjadinya Hilang Fluida Pemboran Pada Sumur HWF-12

Penulis

  • Fadhila Widya Hardi Universitas Trisakti
  • Maman Djumantara Universitas Trisakti
  • Cahaya Rosyidan Universitas Trisakti

DOI:

https://doi.org/10.23960/jtaf.v14i01.504

Abstrak

Sumur HWF-12, yang berlokasi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, merupakan salah satu kasus kehilangan lumpur pemboran pada trayek 8 ½’’ di kedalaman 1388 m-MD hingga 2473 m-MD. Untuk mengidentifikasi penyebab masalah ini, dilakukan berbagai analisis, termasuk perhitungan tekanan formasi, tekanan hidrostatik, tekanan rekah formasi, serta Equivalent Circulating Density (ECD). Berdasarkan hasil analisis, kehilangan lumpur di sumur ini tidak dipicu oleh tekanan lumpur yang melebihi batas rekah formasi, melainkan oleh tekanan hidrostatik lumpur yang lebih rendah dibandingkan tekanan rekah formasi. Permasalahan ini berakar pada karakteristik geologi unik dari formasi Talang Akar, yang memiliki pori-pori besar dan struktur formasi menyerupai rongga atau gua. Tantangan ini memerlukan metode penanggulangan yang tepat untuk menghindari kehilangan lumpur lebih lanjut. Beberapa metode yang dapat digunakan meliputi penambahan Lost Circulation Material (LCM), pemboran buta (Blind Drilling), dan pemboran bertekanan rendah (Aerated Drilling). Di sumur HWF-12, tindakan penanggulangan dilakukan dengan menambahkan Lost Circulation Material (LCM) ke dalam lumpur pemboran. Material yang digunakan mencakup CaCO3 F, CaCO3 M, CaCO3 C, Fracseal, dan Stoploss, yang bertujuan menyumbat rongga-rongga besar pada formasi. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mengatasi masalah kehilangan lumpur. Penggunaan LCM yang tepat serta strategi penanganan yang sesuai tidak hanya berhasil mengatasi masalah kehilangan lumpur pada Sumur HWF-12, tetapi juga meningkatkan efisiensi pemboran. Selain itu, pendekatan ini membantu mengurangi potensi biaya tambahan yang mungkin timbul akibat kehilangan lumpur selama proses pemboran.

 

Kata kunci: hilang lumpur, LCM, tekanan formasi, tekanan rekah formasi, tekanan hidrostatik

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-01

Cara Mengutip

Hardi, F. W., Djumantara, M. ., & Rosyidan, C. . (2026). Evaluasi Penyebab Terjadinya Hilang Fluida Pemboran Pada Sumur HWF-12 . Jurnal Teori Dan Aplikasi Fisika, 14(01). https://doi.org/10.23960/jtaf.v14i01.504