Pengaruh Radiasi Medan Elektromagnetik ELF (500 μT) Terhadap Eritrosit Dan Leukosit Pada Mencit Balb/C
Abstract
Kemajuan teknologi saat ini menimbulkan dampak paparan elektromagnetik yang menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian, salah satunya berasal dari berbagai sumber yang ada disekitar kita yang dapat menyebabkan efek biologis yang merugikan bagi manusia. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji perbedaan proliferasi eritrosit dan leukosit berdasarkan intensitas dan lama paparan medan elektromagnetik ELF. Jenis penelitian yang digunakan yaitu true experimental dengan desain penelitian pretest-posttes control grup desain. Sampel yang digunakan sebanyak 28 ekor mencit Balb/C terdiri dari kelompok pre-test dan post-test. Perlakuan diberikan secara intermiten 15 menit dan 30 menit 2kali sehari selama 5 hari. Analisis statistik menggunakan one Way Anova dan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian pada proliferasi eritrosit didapatkan nilai signifikansi 0,540 dan >0,05 artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan proliferasi eritrosit mencit Balb/C. Sedangkan pada leukosit didapatkan hasil nilai signifikansi 0,013 dan <0,05 artinya terdapat perbedaan yang signifikan proliferasi leukosit mencit Balb/C. Dari hasil penelitian tersebut perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai pengaruh proliferasi eritrosit dan leukosit dengan intensitas lebih besar dan waktu pemaparan yang lebih lama.
Kata kunci: ELF, Radiasi, Eritrosit, Leukosit, Mencit.


