Perbaikan Beton Plastik PET dengan Metode Soybean Crude Urease-Calcite Precipitation (SCU-CP)
Abstract
Pembuatan beton ringan dengan substitusi plastik polyethylene terephthalate (PET) sebanyak 5% sebagai bahan pengganti agregat halus dan larutan kalsit berbahan dasar kedelai menggunakan metode Soybean Crude Urease - Calcite Precipitation (SCU-CP) dengan variasi larutan kalsit 0%, 5%, dan 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hasil pembuatan beton ringan berbasis limbah plastik PET dan larutan kalsit menggunakan metode SCU-CP. Sampel beton dibuat menjadi dua bentuk yaitu beton kubus untuk uji kuat tekan dan beton balok untuk uji konduktivitas termal. Hasil menunjukkan, substitusi plastik PET 5% mengurangi densitas 12,8% dan kuat tekan 43,3% dari beton normal, tetapi meningkatkan sifat isolasi termal beton dengan penurunan konduktivitas termal 53%. Sedangkan substitusi larutan kalsit menyebabkan peningkatan densitas, kuat tekan, dan konduktivitas termal dibanding beton PET tanpa larutan kalsit. Substitusi larutan kalsit 5% dan 10% berturut-turut meningkatkan densitas 10,5% dan 12,8%; kuat tekan 9,4% dan 13,6%; serta konduktivitas termal 200% dan 375%. Larutan kalsit memperbaiki densitas dan kuat tekan beton PET, namun nilai kuat tekan yang diperoleh belum memenuhi standar sebagai beton ringan struktural. Nilai konduktivitas termal yang diperoleh tergolong rendah dan termasuk ke dalam jenis beton ringan. Dengan demikian, beton ini berpotensi digunakan sebagai material non-struktural, seperti pelapis dinding untuk mengurangi transfer panas.
Kata kunci: beton ringan, plastik PET, metode SCU-CP, kuat tekan beton, konduktivitas termal beton.


